Boxing Kangaroo
Bluebottles
Stonefish
Stingray
Seasnake
Shark
Bicara soal fauna berbahaya, negeri ini bukan hanya mempunyai
boxing kangaroo, bagi yang pernah melihat fotonya, kangguru petinju adalah nyata namun kini telah di-ilegalkan. Di daratan, Australia dengan anggun menempati posisinya sebagai negeri paling mematikan di dunia, enam dari 10 ular paling berbisa bercokol di negeri-benua ini. Sementara di perairan, kami "surfers in learning" (sebuah
overstatement) dibekali pengetahuan ancaman: (1) si raja laut hiu, salah satu predator ter-agresif di piramida makanan laut lepas; (2) ubur-ubur, beberapa spesies dapat membunuh dalam tempo kurang dari setengah jam setelah toxin-nya beredar di tubuh korban, sedangkan satu tipe yang umum ditemui adalah "bluebottles" yang ber-tentacle biru brilian panjang hingga mencapai 10 meter; (3) ular laut; (4)
stonefish,
blue-ringed octopus yang dikenal memakan korban; (5)
sea urchins, stingrays, ikan pari yang bisa pula menyengat.
Dari sekian mahkluk laut di atas, saya hanya pernah "bertemu" dengan dua:
bluebottles, tiga kali saya disengat, dan walaupun sensasi perih di kulit tidak separah yang saya antisipasi sebelumnya, tetaplah sangat menggangu. Pun untungnya, saya hanya disengat di bagian kaki, bisa dibayangkan betapa sengsaranya bisa wajah Anda yang disambar oleh si tentacle biru. Untuk beberapa kasus ekstrim, si korban bisa mencari es batu untuk mengompres sengatan, atau menemui penjaga pantai untuk pertolongan.
Lalu yang lebih menyeramkan adalah, HIU. Suatu ketika kami tengah asik bermain-main di waktu "bebas", sambil mencari ombak yang asik, kami pun menjelajah laut (tak terlalu jauh dari pantai tentu saja). Mendadak terdengar riuh rendah tiupan bunyi monoton seperti suitan raksasa berasal dari pantai. Saya tidak emoh apa sih ini. Ada yang tengah bercanda membuat
pranks dengan megaphone? Tak jauh dari saya ada dua remaja yang juga tengah asik
paddling. Hey, what's that? Jawab mereka, It's a shark alert. Berarti di sekitar perairan pantai tersebut baru saja ada penampakan hiu. Dan saya pun panik, di benak terbayang headline untuk besok, Shark Attack claims One! Untungnya saya berhasil kembali ke
off-shore dengan utuh. Surfers lain satu persatu pun mininggalkan teritori mereka, terasa aneh laut yg penuh dengan titik-titik hitam kini tampak polos.
hei, saya akan ke sydney! selama 2 minggu for work! have cuppa coffee?
anyway, surfing... hmmm... never tried not even once karena yaa ituu HIU! hahahahaha... call me pathetic :)
btw blog ini bahasanya apa sih? bingung aku...
itulah mungkin knp mrk hobi ke bali soalnya nggak ada white shark , box jelly fish dan teman2nya ya .. asik belajar surfing .. ogut pengen ikut kelas diving .. tapiko ya masih ngeri sama hiu ..
oiya mau tes ielts buat visa pr .. selama ini kan kita cuma pake yg temp resident utk 5th, tapi kantor suami minta kita urus pr secepatnya .. yo wis .. salah satu syaratnya karena visa class nya itu employer sponsored visa jadinya yaaaa harus tes .. jadwal tes ielts di tonspil udah fully booked sampe agustus, terpaksa cari di cairns .. :D
kemaren nonton surfing di teve. KEREN!!!!!!!! Macchi harus memasukkan progam surfing ke acara jalan2 kalo aku ke sana yaaaa.
Semoga macchi baik2 saja ya, soalnya kemaren nonton orang kegetok papan surf sampe benjol berdarah2... :D
katanya termasuk extreme sport ya?
uuuhhm...
is it the same feeling sitting on a fisherman boat on a stormy afternoon on Selat Sunda? coz i did that last sunday.
kalo iya... emmm... agak menakutkan...
KAPPA : Surfing ngga se-ngeri yang dibayangkan umumnya.
HENNY : Kayanya surfing blm termasuk extreme sport secara umum deh, tapi bisa jadi ekstrim kalo nyari ombak raksasa.
DINDA : Feeling "sitting on a fisherman boat on a stormy arvo" itu kaya gimana sih? Jabarkan. Ngga punya bayangan jadi ngga bisa ngebandiingin.
you should check out http://www.thankyouandgoodnightmother.com ... as well as one of my postings in http://missingmax.blogdrive.com ... :)
surfing is always something personal for me.
_________________
students resource