Vendredi 9 septembre 2005
pyro bilang umur bukanlah jangkar kedewasaan (or something along that line, aye or nay, pyro?) - tapi gue enggan terbebani masalah org lain smtr own problems blm beres.
jadi sejak beberapa bulan terakhir ini, sepupu gue terdepresikan berat oleh prahara rumahtangga, suaminya hendak cerai krn alasan2 yg kompleks tapi intinya si figlio di putana punya wanita baru dan perkawinannya dg sepupu gue cuma scam belaka. yah gue ngga ngerti lah, suaminya asal shanghai dan spt pada umumnya mereka terbelenggu oleh konsep face value, dia beralasan "i had to marry to you 2 years ago so as not to bring shame on us, plus you've come crossing a continent leaving your family, mates and a rightful job and told everyone we're gonna tie up the knot so what could i do" ...
what a cretin ... fecken arsehole.
anyhow, turns out si bastardo punya gula-gula di shanghai, affair mereka berlangsung di belakang punggung sepupu gue, di balik alasan 'business trip' ke shanghai over a period of time.
pun sepupu gue ngga kalah konservatif, dia menolak teken surat cerai krn berbagai alasan. attorney mereka, ujung2nya, bilang mereka harus separate min 1 taon untuk bisa resmi cerai.
sementara wanita di shanghai udah ngga sabaran hendak embrace her new australian life, the prospect of a relief of freedom and better life too good to be pass on, one could say. buntutnya dia desak2 supaya perceraiannya terealisasi dlm tempo sesingkat mungkin. bodohnya, wanita ini juga mau2nya dihamilin (atao entah strategi untuk menjerat) dan gue ngga tau alasan pastinya, tapi embrio tsb digugurin.
and they say love is blind. it's a stupid blind mongrel bitch if you asked me.
ai caramba.
che schifo.
quel bordel.
what a bloody mess.
singkat kata, berbulan2 sepupu gue terdepresikan berat, di telp nangis2, gue juga bingung mau gimana, ngasi nasehat gue sendiri ngga punya pengalaman dan pengetauan akan topiknya. dan semakin memburuk. dan memburuk.
gue putuskan untuk detach dari akar permasalahannya, classmate-cum-goodmate rosalia yg veteran akan heartache problemos bilang 'you gotta tell her to pick up the pieces, she gotta say fuck off to the husband'.
so, to all the ladies out there on the loose: most men you'll meet are filthy pigs reckoning with their dick!
weekend lalu gue nampung sepupu gue, kondisinya membaik, pipinya mulai menggembung dan merona lagi. ya uis lah, pas dia cerita gue dengerin, tapi gue ogah terlibat emotionally. works fine dwayne!
tapi lucunya, si dickhead itu 2 hari lalu ngajak baean lagi, mungkin supaya perkara persurat2an cerainya ngga rumit (takes two to sign the paper). dan sepupu gue mengiyakan. ooo, i so don't wanna know.
untungnya, masalah gue sendiri udah ampir tersolusikan. semalem nelp nyokap dan prob solved. haiyah, semakin lama gue merasa problem komunikasi dg keluarga sendiri semakin menguat, dan gue semakin males / jarang nelp.
....
moving on right along:
spring udah ketuk2 pintu, pendar matahari memanjang selepas jam 6pm - fiuuh seneng ati, berarti ngga akan gelap2an lagi selagi jalan ke kelas TAFE - temperatur hari ini 23º-27ºC bloody hell aye.. daylight savings tinggal 6 minggu lagi.... wuuhuu... bring the tees on oiii. and the long brunches. and the aperitif. and the gaity looming over.
.....
ciao ciao mes amis
I Tuei Racconti