Spiaggia morta

Publié le par macchiato

Ironie du jour:



Kontras dengan ini:

Taking no chances ... Bondi beach, normally packed on the Sunday before Christmas, was almost deserted.


Sepanjang gue tinggal di sini blm pernah liat beaches di sini sepi pengunjung di bulan Desember. Baru kali ini, dan ini terimakasih kepada gang dan penjahat kecil yg menyantroni life guards dan massa mabuk beringas yang tanpa pandang bulu menghantam orang-orang non kulit-putih minggu lalu.

Ngomong2 ttg pantai, Australians sampe saat ini masih bersikukuh dg egalitarianisme mereka, bahwa beaches adalah untuk semua dan (hampir) tidak ada monopoly.

Berbeda dengan pantai di sepanjang French/ Italian Riviera di mana beachgoers sulit sekali mendapatkan pantai bermutu yg gratis, Australia tidak mengenal konsep spiaggia attrezzata - pertama kali gue mengenal ekspresi ini di kls Italian bo ho ho gue dan classmates cukup terkejut mengapa Italians (dan French) mau2nya membayar sejumlah uang yg kdg tidak sedikit untuk akses ke pantai. Ibaratnya Ancol sebagai contoh, di Riviera pun setali tiga uang, harus bayar untuk masuk dan untuk tempat eksklusif berpasir halus dg tenda atao deckchair, kita masih harus merogoh kocek lebih dalam untuk layanan lainnya, itupun blm termasuk pembelian makanan dan minuman dan tips kepada waitingperson. Alternatif alla Riviera, silakan berdempet2an di pantai umum dg batu hitam menggerus pantat hingga melepuh *lol, atao kalo elo bener bernyali silakan mengendap2 ke pantai milik hotel2 yang bertebaran, tentu aja resiko diusir kalo ketauan (tapi ini sering loh, terutama turis asing tipe student/ backpacker).

Beberapa bulan lalu muncul ide dari mayor sebuah beach suburb di sini, Maroubra. Ide busuk si mayor - seorang émigré asal China - dianggap sangat unAustralian, ditolak dan dimuntahkan mentah2. Ia ingin mengomersialkan sebidang lahan Maroubra beach, mengurangi akses buat locals yg hendak turun ke beach mereka sendiri. Pokoknya hanya keuntungan kapital yg diincar, ia tak peduli tradisi lokal suku australis,  selama kantong Council menggembung dan karirnya melonjak. Alasannya tidak ada salahnya mengopi sesuatu yg telah populer dan berhasil di Eropa, dicemooh saat voting oleh publik. Masalahnya, sekali komersialisasi ini sukses diterapkan akan diikuti di pantai2 lainnya, padahal pantai privat milik resort2 pun cukup banyak. Jangan sampe mereka merampok pantai publik .........

Meno male, vox populis ha vinto!

...
Publicité

Publié dans affogato

Pour être informé des derniers articles, inscrivez vous :