ma dai!

Publié le par macchiato


pyro bertanya malam yg lalu, ras apakah gue?
LOL

1. curiosity kills the cat?
2. as if

yg membawa gue ke ingatan masa lalu, sekitar tiga taon lalu kala gue masih student. classmates gue didominasi oleh hindi-speaking tapi beberapa diantaranya berasal dari nepal. sebutlah salah satunya ... vijay (tampaknya vijay nama yg sgt populer di sub benua India, vijay = wijay = wijaya = victory, deduksi tukang bangunan gue) atao bopal yah? entah knp, bopal berirama dg copal, cepol, kedengeran lucu di telinga. bopal aja deng.

dan bopal sekelas sore itu dg gue. lecturer gue seorang India pula (ah, mamma mia! mari kita semua bedol kampung sekalian LOL), namanya gue lupa, tiba2 menyinggung ttg asal-muasal gue. dia tau gue dari indonesia, "hey, are you a muslim" pertanyaan tak dinyana2 terlontar.

"err, ... how does that concern us again?", gue berusaha sgt sopan.

- "mm, just wondering, are you or are you not"

"pff ... mm, if i really had to answer that, it'd be no i'm not ", gue berdiplomatik.

- "oo right, what religion then, you're a christian?" masih mencecer.

"no, i'm not that either" hela nafas.

tiba2 bopal mengambil inisiatif untuk mengemukakan opininya.
- "no, he can't be a christian. every indonesian i've met is a muslim. he has to be one. aren't you"

"if i were, err how is that your problem?"

-"no it's not a problem. but you're not a christian right"

bopal mulai mengiritasi gue.
"listen, i could be anything i could be, i may be christian or some other obscure religion, whatever. you could be anything yourself aye .. so why the heck couldn't i be a christian?"

- "but indonesia is a muslim country"

"err true, but there are other religions as well. and what i actually am shouldn't be a concern to anybody".

 
gue ngga mau bilang, "garde tes  oignons", "MYOB" krn gue tau biasanya bopal cukup ramah dan sering nyapa dan bicara kecil (small talks yeah) di kelas. pun dia bukan tipe fanatik, bahkan gue pernah tanya gmn kehidupan di kathmandu, o la la, salah satu destinasi di travelogue gue. ngga kebayang gue mesti seret2 backpack ke penginapan tipe guesthouse (hehe, maunya bisa yg satu notch di atas backpackackers, mungkin tarif murah di depan mata) ber-altitutude 1000 meter di punggung gunung. hal lain yg pun bikin gue takjup, bopal bilang dg renyah bahwa dia udah bosen liat himalaya (whoaah ....) bahkan sering naik turun dari satu village ke village lain, plus himalaya di sisi India dan Tibet (whoa). entah knp, gue selalu takjub oleh hal2 yg cuma pernah gue denger, atao liat di tv, pengen gue lakuin tapi blm kesampean atao gue terlalu kecut untuk hal tsb.



and to think why some people get pushy about a particular faith. ay ay ay ...

boh ... invece prendiamo un caffè insieme.

ciao ciao gli amici!

 

Publicité

Publié dans affogato

Pour être informé des derniers articles, inscrivez vous :