non sognare troppo

Publié le par macchiato

non sognare troppo = jangan bermimpi terlalu banyak
ti ho sognato = saya memimpikanmu

john lennon di suatu hari yang cerah, di tengah berkecamuknya perang vietnam, mengklaim dirinya seorang pemimpi.
dan umumnya anak2 dianjurkan untuk mengikuti jejaknya, sedari dini dicekoki dogma 'raihlah bintang setinggi2nya', maka jadilah dokter, presiden, wakil presiden, menteri pertambangan (yg basah) dan profesi2 terhormat lainnya.

buat gue sendiri, impian masa kecil gue sedihnya ngga ada yg terealisasi.
bila gue tilik skrg ini, bak ngga masuk akal knp piccolo macchiato [little macchiato, nama cutesy gue anugerahkan ke ... gue sendiri LOL] ngga tertarik akan pekerjaan2 yg telah disebutkan di atas.
gue inget kdg dulu hendak jadi ... a monk, pendeta, yg tinggal di monastery puncak pegunungan, idealnya daerah kashmir, himalaya, atau tibet - di mana langit biru bak tak berujung.
pembelaan gue, mungkin krn gue kecil rada ... err, cukup religius.

skrg udah ngga.

bahkan, jauh panggang dari api.
monk ngga, pleasure seeker, iya kali. hehe, gue ngga terobsesi shopping atau worldly possesion lainnya (laptop pun beli bekas) spt org lain umumnya, outing paling seminggu sekali itu pun liat budget, gue investasi pendidikan (bayar uang kuliah dari dompet sendiri, untungnya, jadi ngga nyusain ortu) ... tapi buat travelling, errr ... kalo ngga lupa diri, hehe mungkin bisa bengkak bin gajah bunting. taon ini irit bgt, cuma ke jpn, tapi yah seperti kamu dan saya sama2 tau jpn bukan utopia para backpackers, bah mahalnya harga menyamai / melampaui eropa. shiiite... dan stint 2 minggu gue di jpn bak 4 minggu di eropa. i kid you not, baby. mau ngga mau, tetep aja harus gue akuin travelling adalah pleasure seeking juga. costly pula.

smp, gue berpikir mau jadi ... diplomat (kali yah, asli ngga inget).
awal sma, terpikir jadi ... stock broker di new york (gue inget bgt gue sebut profesi itu dg lantang di depan kelas - a new redefinition to the word naiveté).
akhir sma ... programer (dotcom bubble euy, LOL) business person dan profesi kerah putih lainnya.

masa uni, bingung ... ngga ada profesi ideal, cari kerja serabutan yg penting bisa hidup minggu demi minggu supaya gue ngga minta dikirimin duit dari nyokap. plus AUD juga mahal (skrg ... beh apalagi, apresiasi 50%) bah ... dan akhirnya melenceng jauh dari apa yg gue harapkan tapi dg berat ati tetep jalain terus (note to self: those bills won't pay for themselves).

dan sekarang, hmm... entahlah. gue hendak cari sesuatu yg stimulating, mengasah nalar, mengutilisasi kemampuan dan skills gue secara penuh - in short, balik ke menjadi diplomat. easier said than done.

sempet juga terlintas dan mungkin ini sesuatu yg mesti dipikirkan lebih serius.
punya bisnis sendiri, entah apa.

atao tetep berkecimpung di perbirokrasian tapi dengan sebuat twist.  sesuatu yg bisa ubah hidup gue dari boredom ke excitedom. mungkin pegawai intelligen Federal Police atau ASIO. denger2 mrk perlu multilingual staff, apalagi hub bilateral dg si raksasa di utara pun selalu perlu perhatian ekstra. plus, gue baca di paper sekitar 3 minggu lalu, negara ini butuh indonesian speakers, krn sampe skrg dubes ostrali di jkt ngga ada yg fluent. parah. bodoh.

tampaknya jalan masih akan panjang, berliku dan melikuk disertai angin kencang.

tapi gpp, sementara itu tetep akan penuhi target2 jangka menengah. gue cuma pernah bilang ini ke beberapa org, jadi saat gue berusia 20 taon (whoaah... itu, bak, lima taon lalu) gue liat langit2 dan terinspirasi ... righty-ho i shall like to have spoken two more languages before the age of mid-mid age ... dan beberapa hari kemudian gue menjadi bagian dari database TAFE. empat taon berlalu, panik, krn masih jauh. second language blm ke-ubek, sementara yg pertama pun blm fluent. susah euy kalo ngga tinggal di negaranya tsb. ambil langkah drastis. eh, mungkin taon depan baru keliatan jelas ngganya. untuk skrg, puas ati dulu, krn setidaknya gue masih melaju di track yg bener.

« bond, james bond !» LOL



vocabolario del giorno

taukah kamu originalitas kata permisi. gue ngga bisa konfirmasi dg seratus satu persen keyakinan, tapi italian punya

permesso, berarti permisi

dua contoh

di sebuah kantor
x : permesso = permisi
z : eh avanti = (silakan) masuk!

di bus
x: permesso = permisi
z : prego = silakan (lewat)

terperangah spt saya? ... beh non scherzo, io!



bila punya banyak waktu luang, hibur diri dg meng-klik link ini:

(Sydney Morning Herald, 9 oct)
...

 

Publicité

Publié dans affogato

Pour être informé des derniers articles, inscrivez vous :